Kuasai Pasar, Xiaomi Beli 1500 paten Microsoft

440

Perusahaan Smartphone asal China Xiaomi telah mengumumkan akan membeli 1500 paten Microsoft. Kerjasama dua perusahaan besar ini diharapkan mampu mengejar pangsa pasar Barat yang kian mengekspansi setiap produk smartphone.

Xiaomi berusaha untuk terus menciptakan inovasi baru demi mendapatkan banyak konsumen dalam memperluas penawaran produk.

Baru-baru ini juga Xiaomi meluncurkan Mi Drone yang ingin menguasai pangsa pasar Drone dunia yang diprediksi mampu mengalahkan pesaingnya DJI dengan mengusung kualitas tinggi dengan harga dibawah rata-rata. Kejutan dari Mi Drone adalah kualitasnya dan harganya. Mi Drone mempunyai kualitas gambar video 4K RAW Shooting dengan harga $ 460 atau sekitar Rp 5 juta.

Xiaomi membenamkan berbagai fitur di Mi Drone. Kamera dengan kualitas gambar RAW, 3-axis gimbal stabilizer, dan desain modular, yang membuat mudah untuk mengoperasikannya. Pengguna juga dapat mengatur rencana penerbangan, lingkaran di sekitar obyek, menetapkan titik akhir, dan menghindari terbang ke zona larangan terbang.

Xiaomi dan Microsoft Office

Seperti dilansir Mashable.com, Beberapa hari yang lalu Xiaomi telah setuju untuk pra-instal Microsoft Office dan Skype pada perangkatnya yang memungkinkan produk Microsoft’s bread-and-butter mencapai puluhan juta pengguna Xiaomi di Asia.

Bagi Microsoft, ini seperti keputus asaan pihak perusahaan mendorong orang-orang sebagai pengguna smartphone agar beralih pada perangkat Windows. Sebaliknya, dengan menyisipkan Microsoft Office pada smartphone Xiaomi, bisa menciptakan Windows dikenal kembali oleh semua orang.

Mulai Bulan September, Xiaomi Mi 5, Mi Max, Mi 4s, Redmi Note 3 dan Redmi 3, akan hadir dengan Microsoft Word, Excel, PowerPoint, Outlook dan aplikasi Skype dimuat didalamnya.

Tidak hanya itu, Xiaomi juga menggunakan server Microsoft Azure untuk fitur layanan Mi Cloud