Kenali Project Tango Google

493

Dahulu Ketika kita ingin mengetahui sejarah-sejarah yang terjadi tentang dunia sekitar, perpustakaan menjadi tempat mencari jawabannya. Seiring berkembangnya teknologi, sekarang kita tinggal menyentuh silayar pintar android maupun iphone, semua informasi yang dibutuhkan ada digenggaman.

Namun kini, ada yang lebih canggih lagi dari semua itu. Hanya dengan berorientasi pada kamera yang kita bidik, semua informasi tentang tempat yang kita pijak, ada dalam smartphone. Ya, itulah yang telah diwujudkan oleh Google melalui Project Tango.

Project Tango adalah sebuah platform teknologi yang mengandalkan computer vision agar smartphone mampu mendeteksi posisinya sendiri di dunia nyata, tanpa perlu bantuan GPS ataupun sinyal lain yang bersifat eksternal.

Tango memungkinkan anda melihat lebih banyak dari dunia anda. Hanya memegang smartphone, menonton sebagai objek virtual dan informasi muncul di atas lingkungan anda. Jadi di mana pun anda berada, selalu ada yang lebih kaya pengalaman serta lebih dalam untuk terlibat dengan mengeksplorasi dan menikmati.

Dilansir dari Kompastekno ada berbagai macam teknologi baru yang terdapat pada project tango ini. Salah satunya yakni ponsel bisa melakukan penjelajahan indoor untuk menunjukan arah kemana kita harus pergi. Kemudian sistem navigasi yang berbentuk 3D berbeda dengan ponsel yang lainnya karena ponsel ini bisa melihat dunia nyata layaknya manusia. Serta banyak lagi kecanggihan yang ada pada Project Tango.

Teknologi Perangkat lunak ini bekerja dengan mengintegrasikan tiga jenis fungsi, yaitu:

Motion tracking mengacu pada kemampuan perangkat untuk mendeteksi gerakannya sendiri saat melintasi ruang tiga dimensi. Untuk melakukan motion tracking, Project Tango mengandalkan gyroscope, accelerometer, dan kamera khusus dengan lensa wide-angle (fisheye) untuk menambah informasi visual. Kamera ini diperlukan agar perangkat bisa memperkirakan rotasi dan akselerasi linear dengan lebih akurat.

Area Learning yakni menyimpan data lingkungan di peta yang dapat digunakan kembali kemudian, bersama dengan perangkat lain Project Tango, dan ditingkatkan dengan metadata seperti catatan, petunjuk, atau tempat tujuan.

Depth Perception mendeteksi jarak, ukuran, dan permukaan di lingkungan. Dalam melakukan depth perception, perangkat bisa mengandalkan proyektor dan sensor infra merah (IR), mirip dengan cara kerja controller Xbox Kinect yang juga memiliki depth sensor.

Dengan motion tracking dan depth perception, perangkat mampu mendeteksi posisi dirinya sendiri dan obyek-obyek di lingkungan sekitar, tapi tak mampu “mengingat” apa yang dilihatnya. Untuk itulah fungsi Area Learning dibuat.

Smartphone Pertama Project Tango

smartphone berteknologi Project Tango akhirnya diresmikan Lenovo. Ponsel Android tersebut dinamai Phab 2 Pro. Ponsel ini dirancang khusus selama hampir satu tahun untuk merealisasikan Project Tango milik Google.

Dan Seperti apa kecanggihannya? bisa anda simak berikut ini