Facebook Mulai Gelisah Dengan Maraknya Ad Blocker

590

BISBUL – Setelah dikabarkan santer dengan pendapatan Facebook yang meningkat di tahun 2015 lalu, ternyata Facebook mempunyai kegelisahan tersendiri. Adalah aplikasi Ad Blocker yang membuat Facebook gelisah. Aplikasi yang membuat penggunanya dapat memblokir iklan untuk muncul tersebut membuat Facebook gelisah karena diklaim dapat mengurangi keuntungan perusahaan Facebook.

Sebelumnya memang sudah ada perdebatan mengenai munculnya aplikasi untuk memblokir iklan ini. Disinyalir, sejumlah situs mengecam adanya aplikasi Ad Blocker yang memang dapat mengurangi pemasukan situs dari iklan. Facebook sendiri pada waktu itu masih belum merasa bahwa Ad Blocker akan menjadi pengaruh yang begitu besar pada keuntungan perusahaannya, meskipun pada tahun lalu Facebook telah mendapati penurunan keuntungan akibat aplikasi ini. Akan tetapi, pada catatan pembukuan keuangan terbaru milik Facebook, Ad Blocker ternyata mempunyai potensi pengaruh berbahaya untuk keuntungan perusahaan kedepannya.

Sampai akhirnya muncul berita yang dikutip dari Business Insider bahwa untuk kali pertama, Facebook merasa resah dengan hadirnya aplikasi yang menuai perdebatan ini. Diklaim diberita tersebut bahwa pendapatan Facebook dari iklan berkurang dari masa ke masa, dan disinyalir peran Ad Blocker sangat berpengaruh disini.

Belum lagi pendapatan Facebook 96 persen adalah dari iklan yang kini sudah menyebar luas ke berbagai sudut. Bukan hal yang tidak mungkin jika pengguna Ad Blocker makin bertambah, keuntungan Facebook akan menurun dengan drastis, bahkan mungkin bisa merugi.

Facebook mendapati bahwa penurunan keuntungan iklan akibat Ad Blocker datang dari para pengguna yang menggunakan PC. Jika sudah ada aplikasi pemblokir pada perangkat mobile maka Facebook benar-benar harus berhati-hati karena lebih dari 80% pengguna aktif Facebook berasal dari pengguna perangkat mobile.

Demikian informasi yang dikutip dari Liputan6.com yang berasal dari kutipan Business Insider.