Tren Smartwatch di London Ternyata Tidak Terlalu Nge-Hits, Kenapa?

485

BISBUL – Tren smartwatches atau jam tangan pintar yang kini telah dikembangkan oleh beberapa pabrikan ponsel pintar tersebut ternyata mendapat respon yang kurang antusias di London. Dilansir dari kabar yang dikutip dari Mashable.com, orang-orang London ternyata lebih suka menggunakan jam tangan klasik analog yang sebelumnya memang sudah duluan populer. Ingin tahu alasan-alasan apa saja yang membuat mereka tak berpaling dari jam tangan klasik? Mari kita simak info berikut.

Salah satu pengguna jam klasik mengatakan “Aku tidak memakai smartwatch, “kata Maj, yang bekerja untuk merek pakaian pria Richard James.

“Saya bukan penggemar jam tangan pintar Apple dan hal-hal yang semacam demikian,” katanya. “Saya kemungkinan tidak akan pernah memakai hal semacam tersebut. Akan terlihat lebih menarik dan canggih untuk memakai jam tangan klasik yang normal saja. Apalagi, jam klasik akan terlihat cocok dengan setelan jas.”

Sementara beberapa kritik menyatakan bahwa jam tangan pintar terlihat kurang mempesona dibandingkan dengan jam tangan klasik. Beberapa orang mengatakan pendapatnya bahwa smartwatch tidak terlalu fungsional, alias tidak terlalu dibutuhkan dan memberikan fungsi yang signifikan. Jam tangan pintar juga tidak terlihat benar-benar baik jika dipakai di tangan. Kata Bryan Boy, seorang Blogger di dunia fashion.

Beberapa kritik juga mengacu pada campur tangan teknologi yang terlalu jauh. Tentang seberapa jauh Anda berjalan (salah satu fitur smartwatch) dan hal-hal lain yang dapat smartwatch lakukan terkesan bahwa Anda selalu diawasi.

Ada juga, Gustavo Antonioni, yang mengepalai sebuah perusahaan hiburan, juga merasa bahwa produk jam tangan pintar adalah teknologi yang terlalu dini.

“Saya tidak memiliki Apple Watch, tapi saya memiliki produk Apple segala sesuatu yang lain. Saya pikir teknologi smartwatch masih terlalu mengganggu bagi saya untuk sekarang dan untuk generasi saya,” katanya.

Bagi orang lain seperti Sarah Flynn Jones, yang bekerja di majalah Rake, Ia tidak mau menggunakan smartwatch karena Ia menyukai jam tangan sebelumnya yang masih mempunyai sejarah tentang kehidupan cintanya waktu SMU.

“Saya tidak akan pernah memakai apapun yang berbau smartwatch. Saya merasa telepon saja sudah cukup,” katanya. “Saya pribadi ingin memiliki jam tangan nyata dengan kisah besar di balik itu. Saya ingin tahu dari mana asalnya dan semuanya tentang pembuatnya dll.” Kata Sarah Flynn Jones.