Penggunaan Smartphone Mengurangi Resiko Terkena Kanker?

479

BISBUL – Berdiam diri di dalam rumah tanpa melakukan aktivitas apapun adalah hal yang tidak menyehatkan, bahkan bisa memicu terjadinya kanker. Tapi, hal tersebut dapat diatasi jika Anda menggunakan smartphone dengan efektif. Studi baru menguak bahwa smartphone dapat menjadi motivator Anda untuk terus beraktivitas atau “bergerak” agar resiko terkena kangker dapat diminimalisir.

Studi baru ini disponsori oleh American Cancer Society yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari Georgia, Alabama, Nebraska, Texas dan Oklahoma. Studi tersebut mengindikasikan bahwa jika Anda terlalu lama berdiam diri dan tidak melakukan aktivitas, maka smartphone dapat membantu medeteksi hal tersebut dan memicu Anda untuk bergerak karena Anda terlalu lama berdiam diri. Ponsel pintar akan memberikan notifikasi agar Anda yang telah lama duduk diam dapat berdiri dan bergerak.

Lalu bagaimana sebenarnya penelitian tersebut dilakukan? Dilansir dari Liputan6.com yang mengutip dari Huffington Post, para partisipan yang menjadi percobaan tersebut menggunakan sensor accelerometers. Sensor ini dapat mendeteksi adanya gerakan yang biasanya tersemat di sebuah fitness tracker di suatu perangkat tertentu.

Menurut American Cancer Society, terlalu banyak berdiam diri dan kebiasan hidup tanpa aktivitas bergerak akan memicu datangnya kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, ovarium, dan kanker kolorektal. Penelitian ini dilakukan selama bertahun-tahun dan juga menemukan adanya resiko kegemukan bagi orang yang jarak bergerak.

Tentu dengan percobaan ini, Smartphone, Fitness Tracker, atau Smartwatch telah terbukti dapat membantu mengurangi resiko kanker karena dapat menjadi alat pengingat atau motivator bagi pengguna yang terlalu lama berdiam diri. Seperti pada Apple Watch yang akan memberikan notifikasi tentang berapa lama pengguna berjalan, duduk atau berdiam diri. Tentu dengan alat bantu sensor Accelerometer dan aplikasi fitness tracker, Anda akan semakin mudah mengurangi resiko kanker yang terjadi.