Pengaruh Manusia Terhadap Iklim Ini Membuat Peradaban Manusia Melewati Zaman Es

718

BISBUL – Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan di Nature, perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia – khususnya penambahan besar karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya ke atmosfer (karena manusia) – dapat menyebabkan bumi untuk secara efektif menunda dimulainya zaman es hingga ke siklus berikutnya dalam rentang 100.000 tahun. Biasanya, zaman es terjadi sekali setiap 50.000 tahun atau lebih, seperti yang sudah terjadi dalam sejarah Bumi, sudah ada sekitar 8 kali siklus zaman es dengan interval waktu yang hampir sama.

Pimpinan studi utama, Andrey Ganopolski, dan timnya memanfaatkan model komputer canggih untuk menggabungkan atmosfer, laut, lapisan es dan emisi karbon Data untuk mensimulasikan efek dari emisi CO2 manusia pada volume es di belahan bumi utara. Namun, hasil yang mereka temukan adalah tidaklah meyakinkan. “Bahkan tanpa perubahan iklim buatan manusia kita bisa prediksi awal zaman es baru tidak akan lebih awal daripada 50.000 tahun dari sekarang ini- yang membuat Holocene sebagai zaman geologi ini sebuah periode waktu yang panjang di antara zaman es,” kata Ganopolski dalam pernyataannya yang dilansir dari Engadget.com. “Namun, penelitian kami juga menunjukkan bahwa secara relatif, antropogenik CO2-emisi dari minyak terbakar, batu bara dan gas sudah cukup untuk menunda jaman es selama 50.000 tahun. Intinya adalah bahwa kita pada dasarnya melewatkan siklus glasial/zaman es secara utuh, yang belum pernah terjadi sebelumnya.”