Drone Kemungkinan Akan Segera Digunakan Sebagai Alat Patroli Kriminal di Inggris

603

BISBUL – Menurut berita yang dilansir di mashable.com, drone, atau pesawat kecil tanpa awak yang dapat dikontrol dari jauh layaknya pesawat terbang mainan remote control tersebut nampaknya akan dapat segera digunakan untuk membantu kepolisian Inggris dalam melaksanakan patroli di jalanan. Kepolisian Inggris kini tengah melaksanakan uji coba terhadap drones yang kemungkinan mempunyai potensi sebagai metode alternatif untuk bantuan polisi dalam berbagai keadaan.

Menurut kabar yang dilansir dari mashable.com, National Police Chief’s Council (NPCC) atau Departemen Kepala Kepolisian di Inggris mengatakan pada Mashable bahwa mereka telah bekerjasama dengan kepolisian pusat Inggris dalam menguji coba dan menelisik lebih lanjut akan kegunaan drone untuk berbagai macam manfaat. Manfaat dari drone tersebut termasuk untuk penegakan hukum dan bantuan untuk melawan terorisme. Tak hanya itu, dikabarkan bahwa drone juga berpotensi untuk digunakan sebagai alat yang cakap dan tanggap untuk keadaan darurat maupun untuk kepentingan ketertiban umum.

Jika memang rencana tersebut dapat berlanjut kedepan, maka drone akan mempunyai banyak manfaat seperti melawan terorisme, membantu para tawanan yang tengah dikepung, atau mungkin dapat juga membantu menemukan orang hilang maupun pencuri.

Asisten Kepala Polisi Inggris, Steve Barry mengatakan bahwa untuk saat ini, beberapa polisi masih menelisik dan terus menyelidiki apakah drone benar-benar solusi yang tepat untuk penggunaannya di ranah kepolisian. Tentu dengan mempertimbangkan keefektifan serta penekanan biaya jika dibandingkan dengan menggunakan metode klasik seperti patroli udara, kaki maupun CCTV.

Barry mengatakan bahwa uji coba drones kini tengah berlangsung dan juga masih dibawah pengawasan nasional. Operasi uji coba tersebut masih diatur oleh Otoritas Penerbangan Sipil dan penggunaan drones tersebut masih dibatasi seperti di bandara, jaringan jalan utama dan pelabuhan laut.

Namun, beberapa masyarakat sipil yang sangat peduli terhadap privasi mereka sendiri cemas bahwa drones akan menggangu privasi mereka. Menurut kampanye kecil yang mereka lakukan, mereka mengetakan bahwa hanya ada sedikit informasi mengenai drones, tentang apa saja yang bisa drones lihat dan lakukan terhadap masyarakat tentu akan membuat kecemasan.

Para pelaku kampanye privasi tersebut juga mengatakan, jika tidak ada pedoman yang ada mengenai drones dan tidak ada informasi yang jelas pada masyarakat mengenai kapan dan bagaimana teknologi baru ini diaplikasikan di Inggiris, maka berarti polisi Inggris telah mengabaikan keluhan mereka tentang privasi yang terganggu dan lebih mementingkan tentang bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa teknologi tersebut akan membuat mereka merasa lebih aman.

Ketika NPCC ditanyai apakah drones akan segera diberlakukan dan masyarakan akan segera melihat drones yang beterbangan di area sipil, NPCC mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Penggunaan drones masih belum diterima 100 persen baik itu dari sisi kepolisian Inggris maupun dari rakyat sipil, penggunaannya pun masih dibatasi dan harus dibawah peraturan Otoritas Penerbangan Sipil yang ada.